H‌LN 73 - PowerGen Asia 2018 Announcement 

Buka Bersama - Silaturahmi MKI dan Announcement Pelaksanaan HLN 73 


Pada hari Senin tgl 4 Juni yang lalu telah berlangsung acara Buka Bersama - Silaturahmi Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) dan Announcement Pelaksanaan Hari Listrik Nasional (HLN) 73 (soft launching HLN 73 ) di Hotel Dharmawangsa Jakarta. 

Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 orang, diantaranya para Mantan Ketua MKI; Pak Edi Widiono, Pak Fahmi Mochtar dan Pak Ali Herman Ibrahim, juga sejumlah Dewan Pakar MKI, Waketum MKI Haryanto WS dan Ketua HLN 73 Ibu Noesita "Uci" Indriani. 

Pada kesempatan Bukber tersebut Wakil Ketua Umum MKI, Andri Doni, dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa pelaksanaan HLN 73 18 – 20 September 2018, akan menjadi historic moment bagi MKI. 

Untuk pertama kalinya HLN dilaksanakan bersama dengan penyelenggaraan power exhibition and conference terbesar di Asia yaitu PowerGen Asia, Skala event bersama HLN 73 - PowerGen Asia 2018 adalah 4 x dari event HLN yang pernah diselenggarakan oleh MKI sebelumnya. 

Announcement / Soft Launching HLN 73 - PowerGen Asia 2018 disampaikan oleh Sekjen MKI Heru Dewanto, Beliau menyinggung latar belakang kerjasama MKI - PennWell dan manfaat manfaat kerjasama internasional ini baik untuk HLN, MKI dan juga untuk sektor ketenagalistrikan nasional Mr Richard Ireland dari PennWell/Clarion dalam presentasi singkatnya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada MKI untuk kesempatan yang diberikan. 

Mr Richard Ireland menyampaikan pengalaman panjang PowerGen Asia, networking yang sangat luas serta dukungan publikasi media media PennWell dan diakhiri dengan optimisme bahwa event HLN 73 - PowerGen Asia 2018 akan berlangsung sukses.

Kesuksesan hidup tidak dapat lepas dari aspek spiritual 

Menjelang berbuka hadirin mendapat siraman rohani dari Habib Geys bin Abdurrahman Assegaf, Lc, Beliau menyapa semua hadirin dan membawakan pesannya dengan sangat menarik, diselingi bahasa Inggris yang fasih (beliau telah berceramah di Australia dan negara negara lainnya), 

Berikut tulisan beliau merangkum tauziah tersebut.:  

Pada undangan Ifthar dari MKI yang mencakup BUMN seperti PLN dan Swasta plus Asing, dalam waktu 10 menit, kami berusaha membahasakan sebuah hikmah dari Imam Ibnu Athaillah kedalam bahasa yang lebih modern, agar bisa lebih dicerna bahkan oleh non Muslim. 

Bahwa kesuksesan seseorang tidak bisa dilepaskan dari aspek spiritualitas, apapun agamanya. Ibnu Haitam, Ibnul Baythar, Ibnu Sina, Roger Bacon, hanya sedikit dari nama yang mendunia dan memberikan sumbangsih pada dunia eksakta. 


Mereka semua erat dengan dunia spiritual, meskipun dengan keyakinan yang berbeda. Kita sendiri sebagai umat Islam, maka kemenangan kita sebagai ummat spiritual sangat bergantung kepada konektivitas kita kepada Allah swt. Jihad tidak hanya soal perang. 

Niat ikhlas untuk memproduksi listrik demi kemaslahatan ummat Manusia semata karena menjalankan amanah Allah swt, adalah jihad yang tidak sepele. 

Tanpa listrik, masjid, universitas, majelis ilmu, eksperimen sains, geologi, kedokteran akan mandek. Sementara kemaslahatan ummat sangat bergantung padanya. Ibadah ruh dan jasad, adalah sebuah keniscayaan dalam dunia ini. Klasik ataupun modern. 


Karena kesuksesan hidup, sejatinya bergantung pada keduanya" 

Dharmawangsa Hotel, 19 Ramadhan 1439 H 

Geys Assegaf 


Demikian kami sampaikan liputan acara Buka Bersama - Silaturahmi Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) dan Announcement Pelaksanaan Hari Listrik Nasional (HLN) 73 (soft launching HLN 73 ) dan tausyiah menjelang berbuka. 

Terlampir kami sampaikan Pers Release HLN 73 - PowerGen Asia 2018 yang dibagikan kepada seluruh hadirin pada acara tersebut.
(ifnaldi/mkinews)

Niat ikhlas untuk memproduksi listrik demi kemaslahatan ummat Manusia semata karena menjalankan amanah Allah swt, adalah jihad yang tidak sepele.

‌